الخميس، 13 ديسمبر، 2012

PERSAINGAN TIDAK SEHAT DALAM IKLAN MEDIA CETAK


Enam Jurus Wings Food Membesut Top Coffee
Posted on August 2, 2012 by Ario Fajar
Majalah SWA



Tingginya minat orang Indonesia untuk minum kopi ternyata menarik sejumlah perusahaan untuk menciptakan produk inovatif berbahan dasar kopi. Salah satunya Wings Food, perusahaan fast moving consumer goods, yang baru saja meluncurkan kopi instan bernama “Top Coffee”. Agar bisa menjadi merek top seperti Mie Sedaap dan So Klin, PT Harum Alam Segar (anak usaha Wings Food) menjalankan enam jurus strategis. Apa saja?

Pertama, riset dan pengembangan. Sebelum meramaikan pasar kopi instan, perusahaan melakukan riset selama 2 tahun untuk menganalisa peluang bisnis, tren pasar, hingga karakteristik konsumen. Setelah itu, proses pengembangan konsep produk dimulai dari mencari diferensiasi, hingga distribusi penjualan.

Jessica Kartika, Tim Pemasaran Wings Food, menjelaskan, saat ini kopi merupakan industri global raksasa yang mempekerjakan lebih dari 20 juta orang. Komoditi ini menempati urutan kedua setelah minyak bumi, dengan lebih dari 400 miliar cangkir yang dikonsumsi setiap tahun. Alhasil, kopi menjadi minuman paling populer di dunia setelah air putih.

“Orang Indonesia gemar minum kopi tanpa mengenal jender atau usia. Tren pasar kian lama kian berubah. Kami bukan market follower, tetapi lebih sebagai produsen yang menciptakan diferensiasi di tengah banyaknya pilihan. Dan itu sebuah peluang menarik bagi kami,” ujar Jessica saat peluncuran Top Coffee belum lama ini.

Jurus kedua adalah diferensiasi. Jessica mengklaim, Top Coffee memiliki positioning product di pasar. Misalnya, mengemas produk yang merupakan perpaduan dua jenis kopi robusta dan arabika. Dengan dua keunikan karakter yang berbeda, maka proses pemilihan biji kopi, saat pemetikan, ketepatan dalam temperatur dan penghitungan dilakukan secara detail dan tepat. Karena kerumitan dan pengolahan high tech tersebut, Top Coffee berani mengusung taqline “the art of coffee blending”.

“Apabila tidak dilakukan dengan intuisi, passion dan hitungan yang paling tepat, maka tidak akan akan dihasilkan kopi blending yang sempurna, aroma yang khas dan kaya serta rasa kopinya yang kuat dan berkarakter”, Jessica menguraikan.

Langkah selanjutnya adalah memilih duta merek (brand ambassador). Untuk meningkatakan citra merek, perusahaan menunjuk penyanyi legendaris Iwan Fals. Menurutnya, Top Coffee dan Iwan Fals memiliki kesamaan seperti idealisme dalam seni, dan menghasilkan mahakarya yang dikenang. “Ada banyak kesamaan antara Top Coffee dengan Bang Iwan. Semoga pinangan ini bisa membawa dampak positif untuk merek kami termasuk mendongkrak penjualan,” katanya. Sayang ia enggan berkomentar soal target penjualan termasuk nilai investasi inovasi produk. “Sejauh ini penerimaan pasar begitu sangat baik. Kopi kami mampu dikenal dengan cepat oleh banyak orang,” sambungnya.

Sebagai brand ambassador, Iwan Fals siap mengampanyekan Top Coffee ke masyarakat luas terutama fans beratnya. Iwan menilai, sebagai pendatang baru, Top Coffee berhasil mencuri perhatian penikmat kopi di Tanah Air. “Ketika saya testing kopi ini, saya tidak merasakan nyeri lambung. Padahal biasanya saya sedikit sensitif dengan kopi. Karena aroma dan karakter yang kuat, saya yakin kopi ini bisa disambut baik oleh penikmat kopi,”ungkap pelantun lagu Bongkar ini.

Strategi keempat, menjaring banyak segmen. Di tengah persaingan yang semakin ketat, Wings Food jeli melihat peluang dengan membidik pasar tanpa batasan umur. Caranya dengan menciptakan 4 varian mulai dari kopi murni, kopi gula untuk dewasa, kopi susu, dan kopi mocca untuk remaja. Tak tanggung-tanggung, perusahaan menggandeng Samuel Zylgwyn dan Nikita Willy sebagai model iklan agar pesan yang disampaikan tepat sasaran. “Kopi susunya pas banget buat anak muda. Saya jadi ketagihan,” sambut Samuel.

Kelima, gencar melakukan aktivitas above the line (ATL) dan below the line (BTL). Untuk ATL misalnya, komunikasi merek dilakukan dimedia massa periodik baik cetak, elektronik ataupun online. Selain itu, Top Coffee juga kerap muncul dimedia massa non-periodik seperti billboard dan brosur. Sedangkan aktifitas BTL diselenggarakan bersamaan dengan konser Iwan Fals dibeberapa daerah. “Sebagai produk baru, fokus kami adalah branding merek sehingga nama Top Coffee semakin familiar,” jelas Jessica.

Jurus terakhir adalah bermitra dengan petani kopi untuk mendapatkan biji kopi terbaik. Selain mengajak kongsi, Wings Food juga mengandalkan kebun kopi pribadi sehingga kestabilan produksi bisa terjaga. “Sebagai negara penghasil kopi terbaik, Indonesia memiliki ribuan petani kopi. Biji kopi kami 100% dari Indonesia. Kami posisikan merek kami sebagai kopinya orang Indonesia,” ujarnya bangga.

Ke depan, Jessica menargetkan Top Coffee sebagai merek kopi favorit masyarakat Indonesia. Optimisme tersebut didorong karena larisnya empat varian di pasar. “Ekspektasi kami ingin menjadi merek nomor satu,”pungkas Jessica dengan optimistis. (EVA)



Jumat, 27 Juli 2012 14:35 WIB
Iwan Fals Ingin Kembangkan Kopi Rakyat
Fitri Yetti — HARIAN TERBIT

 
JAKARTA — Dalam melaunching produk baru dengan kompetitor yang ketat, berbagai cara dilakukan dalam mempromosikannya.
 Layaknya strategi perusahaan lainnya, yakni menggaet selebritis atau tokoh terkenal mempromosikan produk baru, PT Wings Food memilih penyanyi legendaris Iwan Fals untuk memperkanalkan TOP, minuman kopi wujud produk ekspansi bisnis Wings.

Wings Food yang selama ini terkenal sebagai produsen mie instan mulai merambah produk minuman kopi. Menurut Corporate Communication Wings Food, Jesika Kartika, pihaknya menggandeng Iwan Fals sebagai mentor produknya.

Hanya dalam beberapa bulan setelah diperkenalkan, justru penerimaan masyarakat cukup bagus.Sebagai pemain di industri makanan, lanjut dia, pihaknya tidak sembarangan mengelurkan prpduk.

“Wings sangat hati-hati dalam mengelurkan produk untuk menjaga kualitas pasar.Kita tidak mau menjadi follower, karena setelah dikenalkan ke masyarakat lalu hilang di pasar.”

Namun dengan 4 varian kopi yang diproduksi, (kopi susu, gula dan tubruk) dengan proses pemlihan,pemetikan dan blending yang sangat tepat, mampu menciptakan kopi dengan rasa dan aroma sempurna.

Menurutnya, yang membedakan TOP kopi dengan merek lain, justru dari pencampuran dua biji kopi arabica dan robusta.Karakter yang berbeda dimana kopi arabica memiliki aroma eksotik sedikit fruty, manis dan sedikti tajam dengan rasa robusta mirip peanuty dan beraroma lebih kuat.

Sementara itu, Iwan Fals menyatakan alasannya menjadi mentor produk TOP Kopi, bukan karena materialistis. Namun lebih kepada keinginan mengembangkan pasar kopi yang ditanam para petani Indoneia hingga ke pelosok nusantara.

“Saya ingin bernyanyi sambil berdagang kopi.Saya melihat banyak hal. Ada 12 ribu lebih yang bergelut di usaha jual kopi. Ribuan petani yang menanam kopi dan 7 miliar masyarakat dunia yang gemar minum kopi, jadi potensinya luar biasa.”



PEMBAHASAN
            Dalam era globalisasi dewasa ini, dan dengan berkembangnya pasar (market), banyak perusahaan bersaing untuk menarik perhatian konsumen untuk membeli produknya. Salah satu cara untuk bersaing dan dapat bertahan di dalam pasar yang terus berkembang ini adalah dengan menciptakan suatu image dan identitas graphic.
            Di dalam pasar (market) yang penuh dengan perusahaan-perusahaan besar dan kecil, yang
masing-masing bersaing untuk menarik perhatian konsumen, image suatu perusahaan menjadi sangat penting terhadap keberhasilan perusahaan tersebut. Banyak perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan besar yang sadar akan pentingnya menciptakan dan mempertahankan sebuah identitas grafts yang kuat dan mantap. Dengan bertambahnya jumlah perusahaan yang memproduksi produk-produk yang sama dan bersaing dalam pasar yang bertambah luas, sebuah identitas menjadi sebuah ciri yang menonjol dari sebuah perusahaan (dan / atau produk).
            Periklanan dipandang sebagai media yang paling lazim digunakan suatu perusahaan (khususnya produk konsumsi/consumer goods) untuk mengarahkan komunikasi yang persuasif pada konsumen . Iklan ditujukan untuk mempengaruhi perasaan, pengetahuan, makna, kepercayaan, sikap, dan citra konsumen yang berkaitan dengan suatu produk atau merek. Tujuan ini bermuara pada upaya mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli. Meskipun tidak secara langsung berdampak pada pembelian,iklan menjadi sarana untuk membantu pemasaran yang efektif dalam menjalin komunikasi antara perusahaan dan konsumen, dan sebagai upaya perusahaan dalam menghadapi pesaing. Kemampuan ini muncul karena adanya suatu produk yang dihasilkan suatu perusahaan. Bagaimanapun bagusnya suatu produk, jika dirahasiakan dari konsumen maka tidak ada gunanya. Konsumen yang tidak mengetahui keberadaan suatu produk tidak akan menghargai produk tersebut.
            Baik harian Terbit maupun Majalah SWA sama-sama berhasil menyampaikan pesan yang terkandung di dalam produk Top Kopi sebagai kopinya orang Indonesia.
            Yang membedakan keduanya adalah harian Terbit mengulasnya dari segi bahan dasar produk, yaitu kopi Arabica dan kopi robusta, sedangkan harian SWA dari segi strategi pemasaran produk dan bauran pemasaran (marketing mix). 
            Ditinjau dari segi etika bisnis, baik harian Terbit maupun majalah SWA tidak terdapat adanya unsur yang saling menjatuhkan hingga dapat disebut sebagai pelanggaran etika.

‏ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق